|

Daya Tarik BPR di tengah persaingan Micro Kredit Perbankan

Semenjak diterapkannya pada tahun 2005 sebagai tahun International Microcredit pangsa kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) semakin berkembang pesat. Hal ini menjadikan Perbankan nasional mulai menyadari pentingnya pemberdayaan UMKM melalui bantuan kredit. Baik bank pemerintah, swasta maupun bank asing pun mulai bergerak di bidang di sektor tersebut sehingga berpeluang untuk menciptakan persaingan antar bank dalam hal penyaluran kredit. Persaingan penyaluran kredit di segmen UMKM semakin terasa ketat pasca krisis keuangan global, bank BUMN dan swasta saling berebut membiayai nasabah di segmen ini yang sebelumnya dikuasai oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Bank-bank konvensional yang memiliki modal besar mulai merambah ke pelosok desa dengan membangun cabang dan juga melayani kredit mikro yang biasanya dilayani oleh BPR. Secara otomatis hal ini berimbas negatif pada minat masyarakat untuk melakukan transaksi di BPR selain karena fasilitas yang ada di cabang bank besar lebih mumpuni dibanding BPR, faktor lebih dikenalnya bank umum tersebut oleh masyarakat juga merupakan penetrasi yang lebih baik dibanding BPR.

Namun terlepas dari itu semua, BPR masih memiliki daya tarik tersendiri yaitu kemudahan dalam penyaluran kredit dan juga segmentasi pasar BPR yang memasarkan produknya kepada masyarakat kecil serta UMKM sejak dulu. Hal ini ditegaskan pula oleh Bapak Joko Suyanto selaku Ketua Umum Perbarindo, menurut beliau BPR masih memiliki keunggulan yakni dari sisi faktor kedekatan dan menyebarnya BPR sampai ke pelosok desa. BPR lebih memahami karakter nasabahnya yang tersebar, dan inilah yang menjadi kelebihan dan keunikan BPR. Meskipun BPR harus bersaing ketat dengan bank umum, namun BPR masih unggul karena BPR tersebar sampai ke pelosok desa di Tanah Air .

Dan tidak dapat dipungkiri, persaingan antara bank umum dengan BPR yang sangat ketat dalam meraih pasar mikro memerlukan adanya regulasi yang jelas terhadap segmentasi yang dapat digarap oleh BPR maupun Bank Umum, sehingga dalam hal ini BPR hanya bersaing dengan bank sejenisnya dan tidak bersaing dengan bank yang memiliki skala yang jauh lebih besar. Selain itu BPR juga harus memiliki strategi adaptif untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi dan untuk dapat mengimbangi kecepatan ekspansi kredit bank umum BPR segera menarik bank umum guna melakukan program kemitraan (linkage program) untuk memperkuat struktur pendanaan yang sering menjadi kendala utama bagi BPR. Sehingga besar harapan kinerja BPR kedepannya akan lebih baik dan semakin tumbuh.

(dari berbagai sumber)

Ditulis oleh pada 1 Desember 2014. Diberkaskan pada Berita Foto. Anda bisa mengikuti aneka tanggapan pada topik ini melalui RSS 2.0. Anda bisa memberikan tanggapan atau trackback pada topik ini

Tulis tanggapan

Terakhir Dikomentari

  • Taufik: ATM Bank Danagung, sudah dapat digunakan di seluruh ATM bersama koq :) tapi belum di launching :)
  • alina: Bisa di gunain mulai kpn ya?
  • S@e1n: maaf baru wilayah DIY
  • S@e1n: alamat email : danagungramulti@yahoo.co.id
  • habibah: alamat emailnya mana? mu ngirim lmaran. sya domisili cirebon siap kerja dmna saja
Nike LunarTempo 2 Mens Running Shoes Ocean Fog Photo Blue Black White Kobe Mentality 2 Mens Basketball Shoes Fierce Purple Black University Nike SB Koston 3 Hyperfeel Unisex Skateboarding Shoes Nike Lunar Sculpt WoMens Training Shoes Dark Grey Black Volt Nike LunarTempo 2 Mens Running Shoes Black Anthracite Nike Metcon 2 WoMens Training Shoes Nike Alpha Pro 2 3 4 TD LE 2 0 Mens Football Cleat White Black Nike Air Zoom Pegasus 32 Mens Running Shoes Nike Air Zoom Pegasus 32 Print Mens Running Shoes Nike Flyknit Air Max WoMens Running Shoes White Black Nike Roshe One WoMens Shoes Bright Mango White Nike Force Lunarbeast Pro TD Mens Football Cleat Adidas Daily Twist LX Mid Shoes Buy Adidas Superstar 80s Primeknit Shoes